Semoga nantinya
Doa pada sibukku
Doa pada sibukmu
Membawa kita pada Aamiin yang sama.
Showing posts with label Glance of Thoughts. Show all posts
Showing posts with label Glance of Thoughts. Show all posts
Thursday, August 20, 2015
Monday, April 13, 2015
Arahnya?
Perbedaan memang tak perlu sepaham
Terkadang ego tak pernah padam
Perbedaan memang benar adanya
Terkadang manusia terbuai dayanya
Perbedaan memang ada jalannya
Terkadang tetap berbeda adalah akhirnya
Persimpangan adalah muara
Terkadang ada jalan pintas menuju hilir
Namun terlalu semu pada arahnya
Persimpangan itu memang nyata
Terkadang ada yang harus mengalah,
Kita.
Terkadang ego tak pernah padam
Perbedaan memang benar adanya
Terkadang manusia terbuai dayanya
Perbedaan memang ada jalannya
Terkadang tetap berbeda adalah akhirnya
Persimpangan adalah muara
Terkadang ada jalan pintas menuju hilir
Namun terlalu semu pada arahnya
Persimpangan itu memang nyata
Terkadang ada yang harus mengalah,
Kita.
Saturday, September 28, 2013
Thursday, July 25, 2013
Wednesday, June 5, 2013
Happiness around
Kebahagiaan itu selalu ada di sekitarmu, dimanapun kamu berada dan kemanapun kamu pergi. Berbahagialah kamu.
Wednesday, December 19, 2012
Thursday, December 13, 2012
a moment please
kamu perlu melepaskan aku sedikit saja
aku tak pergi,
aku hanya butuh jeda.
aku tak pergi,
aku hanya butuh jeda.
cond. 11:35 PM. besok deadline tugas *penting dipublish*
Sunday, December 9, 2012
Saturday, November 24, 2012
Saturday, August 4, 2012
One hope
carilah pendamping yang tak hanya bisa menghidupi duniamu sampai renta tapi dia juga bisa menghidupi duniamu setelah kematian menjemputmu
:"))
:"))
Monday, May 28, 2012
Saturday, May 19, 2012
Sunday, May 13, 2012
Saturday, April 7, 2012
Sunday, March 25, 2012
Teruntuk seseorang,
Apa kabar kesayanganku? Sudah lama aku tak lihat bulir senyum di wajahmu.
Entah sepenggal kata ini akan terbaca ataupun tidak, aku tak peduli tentang ini.
Kupastikan ini tertuju padamu, tepat untuk hatimu.
Setidaknya aku sedikit berusaha mengucapnya. Memahatnya pada cerita tentang kita.
Siapa sangka aku menuliskan barisan ini bak surat terpendam untuk kekasih.
Memang untuk yang terkasih, tersayang, dan tak terlupakan.
Tiada yang lebih indah daripada mengenangmu dengan derai tawa dan hujan di pelupuk mata.
Elegi siapa lagi selain untukmu yang tersemat.
Kala pada semesta yang mendukung kelak, semestinya berujung padamu.
Pada jingga yang melengkapkan pelangiku.
Sedemikian adanya, sesingkat rasanya, seindah romansanya.
Aku rindu padamu,
Ayahku.
Thursday, March 22, 2012
Thursday, March 1, 2012
Friday, February 24, 2012
Subscribe to:
Posts (Atom)

